Sebelum membahas " seberapa penting studi sosial itu" tentunya kita harus tahu dulu apa pengertian dari studi sosial itu sendiri. arkan informasi yg luas demi kebaikan umum dalam dunia yang saling tergantung.Studi sosial atau ilmu sosial yaitu suatu bidang ilmu yang berusaha mempromosikan kompetensi warga sipil. Denagn tujuan membantu murid, sebagai warga masyarakat demokratis dengan latar belakang kultural yang beragam, untuk membuat keputusan yg rasional dan berdas Dalam sekolah, studi sosial diambil dari ilmu seperti antropologi, ekonomi, geografi, sejarah, hukum, filsafat, ilmu politik , psikologi, agama dan sosiologi.
National Council for the social sciences (2000) mengusulkan 10 tema yang mereka anggap harus ditekankan dalam pelajaran ilmu sosial:
*waktu , kontinuitas, dan perubahan
*orang, tempat dan lingkungan
*perkembangan individual dan identitas
*individu, kelompok dan institusi
*kekuasaan, otoritas dan tata pemerintahan
*produksi, konsumsi dan distribusi
*sains,teknologi, dan masyarakat
*koneksi global
*cita-citaa dan praktik kewarganegaran
*kultur
Salah satu pendekatan konstruktivis untuk mengajarkan studi sosial yang dibuat oleh Teacher's Curriculum Institute (2001)menggunakan strategi pengajaran untuk membantu murid "merasakan" sejarah . Strategi tersebut adalah :
*Pengajaran interaktif dengan menggunakan slide
Disini guru tidak lagi memegang peran utama. Murid harus berpartisipasi aktif. Murid melihat, menyentuh, menginterpretasikan dan memikirkan gambar-gambar yang terpampang di slide. Saat guru sedang mengajukan pertanyaan, murid akan mencatat.
*Pencipta keahlian studi sosial
Murid duduk berpasangan untuk melengkapi tugas-tugas seperti pemetaan geografis, menganalisis kartun politik, dan menggambar tren perekonomian
*Menulis untuk pemahaman
Murid di tantang untuk menulis demi suatu tujuan
*Kelompok respons
Disini dilakukan diskusi kelas tentang topik-topik kontroversial. Murid duduk dalam kelompok keciluntuk melihat slide yang menampilkan serangkaian kejadian historis dan merespon pertanyaan - pertanyaan kritis yang berkaitan dengan slide tersebut
Pendekatan konstruktivis untuk studi sosial juga menekankan arti penting dari pemikiran kritis terhadap nilai-nilai. Jadi, studi sosial ini sangat berrmanfaat dan juga penting
Thx^
Menjadi sukses itu bukanlah suatu kewajiban, yang menjadi kewajiban adalah perjuangan kita untuk menjadi sukses . . .
Senin, 07 Maret 2011
Selasa, 01 Maret 2011
Apakah e-learning tidak memiliki kelemahan/kekurangan?
E-Learning atau electronic learning kini semakin dikenal sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah pendidikan, baik di negara-negara maju maupun di negara yang sedang berkembang. Banyak orang menggunakan istilah yang berbeda beda dengan e-learning, namun pada prinsipnya e-learning adalah pembelajaran yang menggunakan jasa elektronika sebagai alat bantunya. E-Learning memang merupakan suatu teknologi pembelajaran yang yang relatif baru di Indonesia. Dengan semakin pesatnya perkembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) , memudahkan bagi pengajar dan jua pesrta didik dalam kegiatan belajar mengajar( KBM). Kini kegiatan belajar bisa dilakukan tanpa tatap muka. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan peserta didik atau guru menggunakan alat bantu seperti video dan music yang dapat membuat anak merasa tidak bosan. Dengan menggunakan alat bantu video dan musik peserta didik dapat belajar dengan suasana yang tidak membosankan karena pada dasarnya peserta didik mempunyai daya pikir sendiri untuk dapat mengembangkan kemampuannya dalam memperoleh informasi dari yang dipelajarinya. Sedangkan dengan menggunakan media lain seperti computer peserta didik dapat juga memperoleh informasi dalam lingkup yang lebih luas dari berbagai sumber melalui ruang maya dengan menggunakan internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet.
Jadi sudahlah pasti bahwa e-learning memiliki banyak keuntungan-keuntungan.
Keuntungan menggunakan e-Learning diantaranya sebagai berikut (Wahono, 2005, p. 2):
1. Fleksibel karena siswa dapat belajar kapan saja, di mana saja, dan dengan tipe pembelajaran yang berbeda-beda.
2. Menghemat waktu proses belajar mengajar
3. Mengurangi biaya perjalanan
4. Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku)
5. Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas
6.Melatih pembelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan
Walaupun demikan pemanfaatan internet untuk pembelajaran atau e-learning juga tidak terlepas dari berbagai kekurangan. Berbagai kritik (Bullen, 2001 ; Beam, 1997), antara lain dapat disebutkan sebagai berikut :
* Kurangnya interaksi antara guru dan siswa atau bahkan antar-siswa itu sendiri. Kurangnya interaksi ini bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar dan mengajar.
* Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis / komersial.
* Berubahnya peran guru dari semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT.
* Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal.
* Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet (mungkin hal ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon, ataupun komputer)
* Kurangnya mereka yang mengetahui dan memiliki keterampilan soal-soal internet, dan
* Kurangnya penguasaan bahasa komputer.
Jadi, biarpun e-learning sangat bermanfaat tapi tetap saja punya kekurangan.
Thx^
Sumber:
Jadi sudahlah pasti bahwa e-learning memiliki banyak keuntungan-keuntungan.
Keuntungan menggunakan e-Learning diantaranya sebagai berikut (Wahono, 2005, p. 2):
1. Fleksibel karena siswa dapat belajar kapan saja, di mana saja, dan dengan tipe pembelajaran yang berbeda-beda.
2. Menghemat waktu proses belajar mengajar
3. Mengurangi biaya perjalanan
4. Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku)
5. Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas
6.Melatih pembelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan
Walaupun demikan pemanfaatan internet untuk pembelajaran atau e-learning juga tidak terlepas dari berbagai kekurangan. Berbagai kritik (Bullen, 2001 ; Beam, 1997), antara lain dapat disebutkan sebagai berikut :
* Kurangnya interaksi antara guru dan siswa atau bahkan antar-siswa itu sendiri. Kurangnya interaksi ini bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar dan mengajar.
* Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis / komersial.
* Berubahnya peran guru dari semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT.
* Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal.
* Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet (mungkin hal ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon, ataupun komputer)
* Kurangnya mereka yang mengetahui dan memiliki keterampilan soal-soal internet, dan
* Kurangnya penguasaan bahasa komputer.
Jadi, biarpun e-learning sangat bermanfaat tapi tetap saja punya kekurangan.
Thx^
Sumber:
Senin, 28 Februari 2011
"Singa Jatuh Cinta"
Leo adalah seekor singa jantan yang suka menggoda lawan jenisnya. Para binatang muak akn perilakunya.Suatu hari Leo menaruh hati pada seekor sapi yang sedang menginjak dewasa. Hati si Leo terpikat oleh cara jalan sapi yang lemah lembut, kulit nya yang putih bersih dan rambutnya yang panjang. Hati si Leo senantiasa berdebar-debar bila mengingat sapi itu. Ia datang ke kandang sapi untuk meminta izin kepada induk sapi agar tidak melarangnya bila ia bertandang menghampiri anaknya. Karena tidak dapat menahan perasaannya,Leo berkata kepada induk sapi untuk meminang anaknya. Si induk sapi tidak beranimenolak permintaan Leo. Si induk sapi tahu akn kekejaman Leo. Ia hanya mengajukan usul.
"Suatu kehormatan bagi keluarga kami bahwa kami akan mempunyai calon menantu seperti Tuan, yang sangat terkenal di hutan ini. Namun apakah Tuan tidak melihat bahwa kuku Tuan terlalu tajam untuk kulit anakku? Aku khawatir kelak cucuku juga akan kesakitan kalau Tuan menimangnya. Cucuku pasti akan mengerang kesakitan bila dicium oleh ayahnya. Walau Tuan tidak bermaksud melukainya, tapi gigi Tuan sangat tajam!"
"Aku akan memotong kuku ku dan mencabut taring ku supaya aku menjadi binatang yang lemah lembut seperti yang kau idam-idamkan!"
Selang beberapa hari Leo datang dengan gigiompong dan tidak mempunyai kuku. Melihat kenyataan itu sapi-sapi tertawa dan mengusirnya beramai-ramai. Leo tidak mampu melawan sapi-sapi itu, kecuali lari takut karena tanduk mereka yang mengancam perutnya.
Pesan :
Memang kalau nafsu asmara sudah berkuasa, yang kuat dibuatnya tidak berdaya, yang kikir enjadi pemurah hati, yang pandai dibuatnya linglung, yang berkuasa menjadi penurut
Thx^
Sumantri, Yustinus.2008.85 Mutiara Hidup.Jakarta:Fidei Press
"Suatu kehormatan bagi keluarga kami bahwa kami akan mempunyai calon menantu seperti Tuan, yang sangat terkenal di hutan ini. Namun apakah Tuan tidak melihat bahwa kuku Tuan terlalu tajam untuk kulit anakku? Aku khawatir kelak cucuku juga akan kesakitan kalau Tuan menimangnya. Cucuku pasti akan mengerang kesakitan bila dicium oleh ayahnya. Walau Tuan tidak bermaksud melukainya, tapi gigi Tuan sangat tajam!"
"Aku akan memotong kuku ku dan mencabut taring ku supaya aku menjadi binatang yang lemah lembut seperti yang kau idam-idamkan!"
Selang beberapa hari Leo datang dengan gigiompong dan tidak mempunyai kuku. Melihat kenyataan itu sapi-sapi tertawa dan mengusirnya beramai-ramai. Leo tidak mampu melawan sapi-sapi itu, kecuali lari takut karena tanduk mereka yang mengancam perutnya.
Pesan :
Memang kalau nafsu asmara sudah berkuasa, yang kuat dibuatnya tidak berdaya, yang kikir enjadi pemurah hati, yang pandai dibuatnya linglung, yang berkuasa menjadi penurut
Thx^
Sumantri, Yustinus.2008.85 Mutiara Hidup.Jakarta:Fidei Press
Selasa, 22 Februari 2011
Bagaimana cara menghadapi dan menangani kecemasan atau stres?
STRES..
STRES,,
STRES?
"aduh aku stres kali lah"
"stres kali aku liad ugas ni banyak kali, udah bertumpuk"
Kita pastinya sudah sering mendengar pernyataan-pernyataan seperti ini. Tapi sebenarnya kita tahu ga bagaimana cara menghadapinya, menanganinya?? Atau kita hanya bisa mengeluh, "aduh aku lagi stres ni, jangan ganggu ya..!"
Pertama-tama, kita harus belajar mengenali stres:
Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.
Berikut ada cara menghadapi stress, yaitu:
1.Perhatikan lingkungan sekitar
Lihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi tersebut.
2.Belajarlah cara terbaik untuk merelaksasikan diri anda
Meditasi dan latihan pernafasan telah terbukti efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran anda dari pikiran-pikiran yang menggangu.
3. Jauhkan diri anda dari situasi-situasi yang menekan
Beri diri anda kesempatan untuk beristirahat biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari.
4.Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda sendiri
Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.
5. Jangan mempermasalahkan hal-hal yang sepele
Cobalah untuk memprioritaskan beberpa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti.
6.Jangan membebani diri anda secara berlebihan
dengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya, atau tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa prioritas.
7. Secara selektif ubahlah cara anda bereaksi
Tapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap hal ini.
8.Ubahlah cara pandang anda
Belajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri terhadap stress
9. Hindari reaksi yang berlebihan
Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih?
10. Lakukan sesuatu untuk orang lain
Untuk melepaskan pikiran dari masalah anda sendiri.
11.Tidur secukupnya
Kurang istirahat hanya akan memperburuk stress.
http://duniapsikologi.dagdigdug.com/2008/12/02/cara-menghadapi-stress/
STRES,,
STRES?
"aduh aku stres kali lah"
"stres kali aku liad ugas ni banyak kali, udah bertumpuk"
Kita pastinya sudah sering mendengar pernyataan-pernyataan seperti ini. Tapi sebenarnya kita tahu ga bagaimana cara menghadapinya, menanganinya?? Atau kita hanya bisa mengeluh, "aduh aku lagi stres ni, jangan ganggu ya..!"
Pertama-tama, kita harus belajar mengenali stres:
Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.
Berikut ada cara menghadapi stress, yaitu:
1.Perhatikan lingkungan sekitar
Lihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi tersebut.
2.Belajarlah cara terbaik untuk merelaksasikan diri anda
Meditasi dan latihan pernafasan telah terbukti efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran anda dari pikiran-pikiran yang menggangu.
3. Jauhkan diri anda dari situasi-situasi yang menekan
Beri diri anda kesempatan untuk beristirahat biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari.
4.Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda sendiri
Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.
5. Jangan mempermasalahkan hal-hal yang sepele
Cobalah untuk memprioritaskan beberpa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti.
6.Jangan membebani diri anda secara berlebihan
dengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya, atau tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa prioritas.
7. Secara selektif ubahlah cara anda bereaksi
Tapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap hal ini.
8.Ubahlah cara pandang anda
Belajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri terhadap stress
9. Hindari reaksi yang berlebihan
Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih?
10. Lakukan sesuatu untuk orang lain
Untuk melepaskan pikiran dari masalah anda sendiri.
11.Tidur secukupnya
Kurang istirahat hanya akan memperburuk stress.
http://duniapsikologi.dagdigdug.com/2008/12/02/cara-menghadapi-stress/
Sabtu, 19 Februari 2011
Testimoni Film Upin & Ipin "GENG"
Testimoni yang akan saya sampaikan melalui blog ini mengenai film GENG..
Ini pertama kali saya menonton film ini. Padahal sebelumnya film ini sudah pernah tayang di TV. Film ini diberikan oleh ibu Filia Dina pada tanggal 16 Februari 2011. . Film ini buatan Malaysia. Walaupun saat ini Indonesia dan Malaysia sedang tegang , tapi setidaknya itu tidak mempengaruhi kita. Awalnya, ditayangkan behind the scene. Nah, ternyata orang-orang yang memerankan tokoh di film ini sangat lucu, dan juga profesional. Dubbing yang mereka buat sangat bagus, bahkan mereka ikut berakting seolah-olah mereka memang benar-benar ada di situasi itu. Ga disangka di studio ini ada banyak ras juga seperti India yang memerankan Rajoo , orang Cina yang memerankan Lim. Terlihat kekompakan diantara mereka. Selain itu, crew pembuat film ini pun sangat kocak. Baik itu programmernya, penata cahaya, pembuat gambar semuanya sangat kompak.
Selanjutnya mengenai film itu sendiri. Upin, Ipin?? Siapa sih yang ga kenal dengan tokoh yang lucu dan imut ini? Apalagi dengan suara nya yang.. "betul betul betul" :D . Upin dan Ipin akrab di masyarakat , bukan hanya anak kecil saja, tapi juga para remaja, dan bahkan orang dewasa. Eeh, ga disangka ternyata dubber nya Upin Ipin itu anak perempuan(haha). Selain mereka juga ada Kak Ros, Rajoo, Badrol, Lim, Obet, Atuk, dkk. Selain gambar anime nya yang menarik , cerita pun lucu dan menghibur, disertai karakter tokoh yang kuat. Film ini memberi pesan moral tidak hanya agama saja. Durasi nya sekitar 90 menit padahal proses pembuatannya jauh melebihi durasi nya itu. Oia, gambar-gambar pendukung seperti ayam jago dan anak-anak ayam nya pun sangat lucu. Apalagi pas si anak ayam nya ketawa ketawa sampai jatuh. Lucu sekali. Begitu kreatif ya mereka. Kapan ya Indonesia bisa kreatif seperti ini???
Sekian testimoni dari saya..
thx^
Ini pertama kali saya menonton film ini. Padahal sebelumnya film ini sudah pernah tayang di TV. Film ini diberikan oleh ibu Filia Dina pada tanggal 16 Februari 2011. . Film ini buatan Malaysia. Walaupun saat ini Indonesia dan Malaysia sedang tegang , tapi setidaknya itu tidak mempengaruhi kita. Awalnya, ditayangkan behind the scene. Nah, ternyata orang-orang yang memerankan tokoh di film ini sangat lucu, dan juga profesional. Dubbing yang mereka buat sangat bagus, bahkan mereka ikut berakting seolah-olah mereka memang benar-benar ada di situasi itu. Ga disangka di studio ini ada banyak ras juga seperti India yang memerankan Rajoo , orang Cina yang memerankan Lim. Terlihat kekompakan diantara mereka. Selain itu, crew pembuat film ini pun sangat kocak. Baik itu programmernya, penata cahaya, pembuat gambar semuanya sangat kompak.
Selanjutnya mengenai film itu sendiri. Upin, Ipin?? Siapa sih yang ga kenal dengan tokoh yang lucu dan imut ini? Apalagi dengan suara nya yang.. "betul betul betul" :D . Upin dan Ipin akrab di masyarakat , bukan hanya anak kecil saja, tapi juga para remaja, dan bahkan orang dewasa. Eeh, ga disangka ternyata dubber nya Upin Ipin itu anak perempuan(haha). Selain mereka juga ada Kak Ros, Rajoo, Badrol, Lim, Obet, Atuk, dkk. Selain gambar anime nya yang menarik , cerita pun lucu dan menghibur, disertai karakter tokoh yang kuat. Film ini memberi pesan moral tidak hanya agama saja. Durasi nya sekitar 90 menit padahal proses pembuatannya jauh melebihi durasi nya itu. Oia, gambar-gambar pendukung seperti ayam jago dan anak-anak ayam nya pun sangat lucu. Apalagi pas si anak ayam nya ketawa ketawa sampai jatuh. Lucu sekali. Begitu kreatif ya mereka. Kapan ya Indonesia bisa kreatif seperti ini???
Sekian testimoni dari saya..
thx^
Selasa, 15 Februari 2011
Prinsip Learner-Center
Apakah efektif untuk diterapkan untuk semua mata pelajaran?
Learner Center Psychological Principle. Prinsip-prinsip ini menandung implikasi penting bagi cara guru merancang dan mengajar, karena prnsip-prinsip tersebut didasarkan pada riset tentang cara belajar paling efektif bagi murid. Learner Center Psychological Principle percaya bahwa selama dekade yang lalu riset psikologi yang relevan dengan pendidikan telah memberikan banyak informasi, dan meningkatkan pemahaman kita tentang aspek kognitif, emosional dan kontekstual dari pembelajaran. Kelompok kerja ini menyatakan bahwa prinsip psikologi learner-centered yang mereka usulkan telah didukung secara luas dan semakin banyak diadopsi dibanyak kelas. Prinsip ini menekankan pembelajaran dan pelajar yang aktif dan reflektif. Menurut kelompok kerja ini, pendididkan akan lebih baik bila fokus utamanya adalah pada orang yang belajar. Pendekatan learner-centered ini memberikan banyak hal positif. Prinsip tersebut mendorong guru untuk membantu murid secara aktif mengkonstruksi pemahaman mereka , menentukan tujuan dan rencana, berpikir mendalam dan kreatif, memantau pembelajaran mereka, memecahkan problem dunia nyata, mengembangkan rasa percaya diri yang positif dan mengontrol diri, memotivasi diri sendiri, belajar seuai dengan level perkembangan, bekerja sama secara efektif denagn orang lain, mengevaluasi preferensi mereka, dan memenuhi standar.
Akan tetapi dengan semua ini diatas, apakah ini sudah efektif??
Pendekatan ini terlalu banyak memperhatikan proses pembelajaran ( seperti belajar aktif dan kolaboratif) tetapi tidak cukup untuk memperhatikan kandungan akademikya. Instruksi learner-centered akan lebih baik untuk beberapa pelajaran dibanding pelajaran yang lainnya. Jadi kita harus menyesuaikan penggunaan prinsip ini. Kita harus bisa menentukan pelajaran-pelajaran apa yang cocok diterapkan dengan prinsip ini.
Selain itu juga prinsip learner-centered kurang efektif di level pengajaran awal untuk suatu pelajaran karena murid belum tentu punya pengetahuan memadai untuk membuat keputusan tentang bagaimana dan apa yang harus mereka pelajari.
Instruksi ini juga terdapat gap antara level teoritis dari pembelajaran yang berpusat pada murid dengan aplikasi aktualnya. Konsekuensi implementasi strategi learner-centered dikelas sering kali jauh lebih menyulitkan ketimbang yang diperkirakan.
Learner Center Psychological Principle. Prinsip-prinsip ini menandung implikasi penting bagi cara guru merancang dan mengajar, karena prnsip-prinsip tersebut didasarkan pada riset tentang cara belajar paling efektif bagi murid. Learner Center Psychological Principle percaya bahwa selama dekade yang lalu riset psikologi yang relevan dengan pendidikan telah memberikan banyak informasi, dan meningkatkan pemahaman kita tentang aspek kognitif, emosional dan kontekstual dari pembelajaran. Kelompok kerja ini menyatakan bahwa prinsip psikologi learner-centered yang mereka usulkan telah didukung secara luas dan semakin banyak diadopsi dibanyak kelas. Prinsip ini menekankan pembelajaran dan pelajar yang aktif dan reflektif. Menurut kelompok kerja ini, pendididkan akan lebih baik bila fokus utamanya adalah pada orang yang belajar. Pendekatan learner-centered ini memberikan banyak hal positif. Prinsip tersebut mendorong guru untuk membantu murid secara aktif mengkonstruksi pemahaman mereka , menentukan tujuan dan rencana, berpikir mendalam dan kreatif, memantau pembelajaran mereka, memecahkan problem dunia nyata, mengembangkan rasa percaya diri yang positif dan mengontrol diri, memotivasi diri sendiri, belajar seuai dengan level perkembangan, bekerja sama secara efektif denagn orang lain, mengevaluasi preferensi mereka, dan memenuhi standar.
Akan tetapi dengan semua ini diatas, apakah ini sudah efektif??
Pendekatan ini terlalu banyak memperhatikan proses pembelajaran ( seperti belajar aktif dan kolaboratif) tetapi tidak cukup untuk memperhatikan kandungan akademikya. Instruksi learner-centered akan lebih baik untuk beberapa pelajaran dibanding pelajaran yang lainnya. Jadi kita harus menyesuaikan penggunaan prinsip ini. Kita harus bisa menentukan pelajaran-pelajaran apa yang cocok diterapkan dengan prinsip ini.
Selain itu juga prinsip learner-centered kurang efektif di level pengajaran awal untuk suatu pelajaran karena murid belum tentu punya pengetahuan memadai untuk membuat keputusan tentang bagaimana dan apa yang harus mereka pelajari.
Instruksi ini juga terdapat gap antara level teoritis dari pembelajaran yang berpusat pada murid dengan aplikasi aktualnya. Konsekuensi implementasi strategi learner-centered dikelas sering kali jauh lebih menyulitkan ketimbang yang diperkirakan.
Pembelajaran Dengan Email dan Blog Serta Fenomena Pendidikan di Indonesia
Menurut kami pembelajaran dengan menggunakan email dan blog snagat berguna dalam proses belajar.Dengan adanya media pembelajaran seperti ini memepermudah mahasiswa dalam mencari materi belajar ,berbagi informasi melalui blog dan email.Melalui email dnegan mudah kita bisa mengirim tugas ,termasuk mengirim tugas ke dosen atau pun ke teman sekelompok tanpa harus bertatap muka secra langsung.Dengan cara ini kita bisa menghemat biaya ,dan juga tenaga.Melalui blog kita dapat menerima dan memberikan informasi secara luas,dan kita dapat mengekspresikan diri melalui blog yang kita buat dan dari situ pula kita dapat menunjukkan kreativitas masing-masing.
Fenomena pendidikan di Indonesia
Masalah mahalnya biaya pendidikan menjadi fenomena utama dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dalam realitanya begitu banyak anak miskin yang tidak bisa sekolah.
Berbagai kisah-kisah anak miskin tidak bisa sekolah karena mahalnya biaya pendidikan dan peran sekolah yang turut memainkan biaya menjadikan sekolah menjadi pasar yang dihitung dengan untung dan rugi.
Biaya sekolah sudah mulai ikut menentukan arah kemana pendidikan masyarakat hendak melangkah. Tanpa uang tidak mungkin seorang anak miskin bisa menikmati pendidikan sekolah. Dengan kata lain, uang sudah banyak berperan dalam kehidupan manusia yang paling dasar. Uang menjadi nilai yang kian dominan dalam pandangan dunia pendidikan kita saat ini.
Selain itu, seorang guru juga mempunyai peran yang sangat penting dalam proses belajar mengajar. Akan tetapi, jika mereka tidak mendapatkan suatu penghargaan, ada kemungkinan besar para guru tidak akan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugasnya. Akibatnya sedikit yang mau menjadi guru. Selanjutnya, dapat kita bayangkan apa jadinya proses belajar mengajar, apabila input untuk menjadi guru berkurang.
Melihat kenyataan ini, dapat disimpulkan bahwa pendidikan guru harus menjadi keprihatinan kita bersama. Bagaimana menciptakan guru yang profesional, memiliki inteligensi tinggi dan mampu menjalankan tugasnya secara dialogis.
Langganan:
Postingan (Atom)
